Penyebab Campak Dan Cara Merawatnya

Bila si kecil (bayi, anak) terkena campak, selayaknya sebagai orang tua harus mengetahui penyebab dan cara merawat campak tersebut. morbilli, rubeola atau measles merupakan nama lain dari penyakit campak.Ilustrasi campak pada anak bayi

Penyebab Campak Pada Anak Dan Dewasa

Penyebabnya oleh infeksi virus. Virus yang dimaksud disini adalah morbillivirus dari keluarga Paramyxoviridae.

Dan orang dewasa yang terkena campak ada kemungkinan saat anak-anak lolos dari vaksin campak atau saat ia kecil belum terkena campak” ujar dr. Mawari Edy. Lebih lanjut dari Mawari menuturkan bahwa “jika seseorang sudah pernah divaksin campak, maka seumur hidup ia akan terlindungi dari penyakit ini.

Hal tersebut karena didalam tubuhnya sudah terbentuk antibodi atau kekebalan terhadap campak. Sedangkan jika seseorang belum di vaksin tapi saat kecilnya pernah terkena campak, maka ia tidak akan terkena lagi selama didalam tubuhnya terbentuk antibodi tersebut. Jadi tergantung dari karakteristik masing-masing orang.

Virus Campak Berasal Dari Mana Sih?

Dari udara atau debu, jadi kalau situasi atau cuacanya banyak debu dan banyak interaksi dengan orang lain maka bisa jadi media penularan campak. Karena proses penularan campak biasa terjadi sebelum muncul merah-merah di kulit. Ungkap dokter yang juga menjadi ketua harian Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI).

Secara umum virus akan beratahan selama 5-10 hari, setelah itu masa-masa kritisnya sudah lewat. Tapi bukan berarti orang yang terkena campak tidak memerlukan obat, karena orang yang terkena campak tetap membutuhkan pengobatan untuk menghindari infeksi kedua (secondary infection) yang biasa disebabkan oleh bakteri seperti pneumonia, peradangan otak, infeksi telinga atau diare yang parah.

—— Kunjungi dan baca juga cara mengobati campak

Cara Merawat Anak Yang Terkena Campak

  • Jika suhu demam anak tinggi, sebaiknya jaga suhu anak untuk tetap dingin dengan melakukan kompres.
  • Sebaiknya jangan merokok di dekat anak yang terkena penyakit campak.
  • Gunakan kacamata hitam atau menjaga agar lampu tetap redup. Hal ini bisa membuat anak nyaman karena biasanya yang terkena campak akan lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Jika ada kerak di sekitar mata bersihkan dengan kain hangat dan lembab.
  • Biasanya orang yang terkena campak akan mengalami batuk dan biasanya orang tua akan memberikan obat batuk. Tetapi perlu diketahui obat batuk tidak akan meringkankan batuk campak. Untuk meringankan batuk, lebih baik gunakan air lemon dan madu.
  • Berikan obat penurun demam dan obat pereda sakit. (sebaiknya berikan obat yang benar-benar aman dikonsumsi oleh anak).
  • Demam akan menyebabkan anak dehidrasi, jadi berikan anak minum agar terhindar dari dehidrasi.

Catatan :
Penyakit Campak masih menjadi masalah serius yang terjadi pada anak-anak di negara-negara berkembang termasuk Indonesia dan insiden tertinggi usia terkena campak adalah pada anak usia 1-2 tahun.

Leave a Reply

Email anda tidak akan ditampilkan. dan setiap komentar atau pertanyaan yang masuk, otomatis dimoderasi oleh sistem. tanda [*] harus di isi