Buah Pare Turunkan Gula Darah Tinggi

Sebenarnya ada banyak tips untuk menurunkan gula darah tinggi yang sedang kita derita, salah satunya banyak mengkonsumsi buah pare ini.

Buah pare atau dikenal dengan peria adalah sejenis tumbuhan merambat dengan buah yang panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan bergerigi.

Peria tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah telantar, tegalan, dibudidayakan, atau ditanam di pekarangan dengan dirambatkan di pagar.

Alasan Buah Pare Turunkan Gula Darah Tinggi

Tanaman pare (Momordica charantia L.) berasal dari kawasan Asia Tropis. yang digunakan untuk obat herbal selama berabad-abad.

Pare pada umumnya digunakan untuk mengobati diabetes atau gula darah di Cina dan negara-negara Asia lainnya.

Penelitian yang diterbitkan di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition membuktikan bahwa pemberian secara oral ekstrak biji pare sebanyak 150mg per kg berat badan selama 30 hari ada penurunan secara signifikan gula darah.

Tetapi dilaporkan bahwa pemberian ekstrak buah pare 250-500 gram pada pasien diabetes bisa menyebabkan nyeri perut dan diare.

Perlu diketahui juga bahwa pare mengandung momorcharin, yang berefek antifertilitas atau susah punya anak. Pare bisa bersifat racun pada orang dewasa jika diberikan dalam dosis 400-1000 ml.

Jadi, penggunaan pare sebagai obat alami harus sesuai dengan dosis yang tepat agar tidak menimbulkan efek seperti yang diatas.

Kandungan senyawa dalam buah pare adalah saponin, flavonoid, dan polifenol (antioxidant kuat), serta glikosida cucurbitacin, momordicin, dan charantin, karatin, hydroxytryptamine, vitamin A, B, dan C.

Sementara itu bijinya mengandung momordisin. Hampir semua bagian tanaman ini, baik biji, bunga, daun, maupun akar, berkhasiat untuk obat.

Efek pare dalam menurunkan gula darah pada hewan percobaan. Bekerja dengan mencegah usus menyerap gula yang dimakan oleh hewan tersebut.

Selain itu, diduga pare memiliki komponen yang menyerupai sulfonylurea (obat antidiabetes paling tua dan banyak dipakai).

Obat jenis ini menstimulasi sel beta kelenjar pankreas tubuh untuk memproduksi insulin lebih banyak, selain meningkatkan deposit cadangan gula glycogen di hati.

Efek pare dalam menurunkan gula darah pada kelinci diperkirakan juga serupa dengan mekanisme insulin.

Selain itu, insulin mengandung saponin (triterpen) yang bekerja dengan aktivitas yang mirip dengan insulin, sehingga dapat memasukkan glukosa dalam darah ke dalam sel.

→Baca juga makanan sehat diabetes

Cara Meracik Buah Pare untuk Gula Darah Tinggi

Pertama :
Ambil 2 buah pare atau peria, cuci dan lumatkan lalu tambahkan setengah gelas air bersih. Aduk dan peras.

Minum sehari sebanyak 1 ramuan. Diulang selama 2 minggu.

Kedua :
Untuk penggunaan biji pare, yaitu dengan cara sediakan 200 gram biji pare, kemudian biji pare disangrai sampai kering dan ditumbuk halus.

Setelah dingin disimpan dalam toples. Cara pemakaiannya seduh 10 gram bubuk biji pare dengan air matang untuk diminum 3 kali sehari.

Efek farmakologis dari tanaman ini rasanya pahit dan sifatnya dingin, pare berkhasiat sebagai antiradang, menurunkan kadar glukosa darah, untuk mengobati batuk, radang tenggorok, radang mata merah, rematik dan sariawan disentri.

Catatan Penting!
Hati-hati dalam penggunaannya, jangan sampai kelebihan dosis, karena terdapat efek samping seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Leave a Reply

Email anda tidak akan ditampilkan. dan setiap komentar atau pertanyaan yang masuk, otomatis dimoderasi oleh sistem. tanda [*] harus di isi