6 Jenis Benjolan Di Payudara Yang Bukan Kanker

benjolan payudara bukan kankerMenemukan benjolan pada payudara membuat wanita pada umumnya sangat panik, padahal jenis benjolan tersebut belum di ketahui sama sekali. untuk itu jangan keburu panik dulu. Ketahuilah, bahwa tidak semua benjolan payudara pasti berbahaya atau merupakan tanda kanker payudara, karena beberapa benjolan pada payudara juga bisa berupa tumor jinak yang cenderung tidak berbahaya.

Inilah jenis benjolan di payudara yang bukan kanker, yaitu :

Cedera akibat benturan.
Jika jaringan payudara terluka oleh benturan atau cedera lainnya, pembuluh darah kecil di dalamnya dapat pecah menyebabkan perdarahan lokal (hematoma) yang dapat dirasakan sebagai benjolan.

Cedera pada payudara dapat merusak sel-sel lemak dalam jaringan payudara, suatu kondisi yang disebut nekrosis lemak. Cedera juga dapat membentuk benjolan pada payudara.

Infeksi bakteri,
Seperti halnya mastitis juga dapat menimbulkan benjolan yang terasa nyeri. Kondisi ini kerap di jumpai pada ibu menyusui. Infeksi terjadi ketika bakteri dari permukaan kulit anda atau dari mulut bayi masuk ke saluran susu melalui puting.

Tertutupnya saluran susu.
Hal ini terjadi ketika anda menyusui tetapi di sudahi, padahal susu di payudara belum habis. Akibatnya susu kembali lagi ke saluran, sehingga memicu infeksi dan menimbulkan benjolan. gejala yang biasa muncul yaitu demam.

Konsultasikan segera dengan dokter, biasanya dokter akan memberi antibiotik dan pereda nyeri. tidak masalah bagi anda dan bayi untuk terus melanjutkan pemberian air susu ibu (ASI).

Fibroadenoma jinak (tidak bersifat kanker).
Pertumbuhan ini paling sering terjadi pada wanita berusia 30 sampai 35 tahun, tetapi juga bisa terjadi pada wanita di bawah usia 30 tahun.

Fibroadenoma merupakan jenis tumor yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau hanya sedikit rasa sakit. Mereka kadang-kadang tumbuh dengan cepat pada saat remaja atau selama kehamilan.

Kelainan fibrokistik
Kebanyakan benjolan payudara merupakan fibrosis atau kista yang merupakan perubahan abnormal pada jaringan payudara dan tidak bersifat ganas atau non kanker.

Perubahan ini biasa disebut kelainan fibrokistik dan biasanya terdeteksi karena adanya benjolan pada payudara, rasa sakit, atau bahkan bengkak pada payudara. gejala-gejala ini biasanya semakin memburuk seiring dengan dimulainya periode menstruasi wanita.

Benjolan yang terasa di payudara mungkin lebih dari satu dan terkadang dari puting akan keluar sedikit cairan berwarna keruh. Keadaan ini cenderung umum dialami oleh wanita usia produktif dan dapat terjadi di salah satu payudara atau di kedua payudara.

Fibrosis
Jaringan ini hampir mirip dengan jaringan luka. Jika diraba, fibrosis atau kista pada payudara akan terasa kenyal, padat, dan keras. Kelainan ini tidak akan menyebabkan atau berkembang menjadi kanker payudara.

Penelitian terkait meningkatnya risiko kanker payudara pada mereka yang menderita kelainan fibrokistik menghasilkan kesimpulan yang beragam.

Ada yang mengatakan bahwa jika memiliki kelainan fibrokistik maka risiko kanker payudara di kemudian hari akan meningkat, namun ada juga yang menyatakan bahwa memiliki kelainan fibrokistik tidak akan meningkatkan risiko kanker payudara.

Jadi itulah beberapa yang mengakibatkan munculnya benjolan di payudara tapi bukan kanker. semoga artikel ini dapat membantu anda dalam mendeteksi keluhan yang sedang di derita. dan jika berkenan, boleh dong share ke yang lainnya.

Leave a Reply

Email Anda Tidak Akan Ditampilkan. Dan Setiap Komentar Atau Pertanyaan Yang Masuk, Otomatis Di Moderasi Oleh Sistem. Tanda [*] Harus Di Isi