Penularan Serta Komplikasi Penyakit Cacar Air

Penularan Serta Komplikasi Penyakit Cacar Air Bisa terjadi kapan saja jika kita tidak segera mengatasinya dengan baik. tapi pemahaman yang beredar di masyarakat bahwa penyakit cacar air dapat sembuh dengan sendirinya. yap,, pernyataan ini memang tidak salah. Proses Penularan Serta Komplikasi Cacar Air

Fakta Tentang Cacar Air
1. Banyak juga yang berpendapat bahwa cacar air hanya akan menyerang sekali seumur hidup, padahal didapati kasus di mana seseorang, setelah dewasa dapat terkena kembali.
2. Cacar air merupakan penyakit yang bersifat self –limited infection, atau akan sembuh sendiri. Walaupun demikian lebih baik diatasi lebih dini daripada menunggunya untuk sembuh sendiri. Biasa menyerang anak pada usia 5-10 tahun.
3. 90% orang yang belum memiliki imunitas terhadap virus cacar air, akan tertular saat kontak dengan penderita lainnya.
4. Setiap tahun di AS, 4 juta kasus terjadi untuk semua usia, 10 ribu harus dirawat di RS, dengan kematian 100 kasus.
5. Distribusi penyakit ini mencakup seluruh bagian dunia, tidak terbatas geografi, ras, dengan kejadian yang sama antara pria dan wanita.

kunjungi Dan Baca Juga : Tips Perawatan Penyakit Cacar Air

Proses Penularan Penyakit Cacar Air
melalui percikan ludah penderita atau melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan dari lepuhan kulit, melalui kontak langsung kulit ke kulit atau melalui droplets dari sistem pernafasan (batuk, bersin, tertawa, dll). Penderita bisa menularkan penyakitnya mulai dari timbulnya gejala sampai lepuhan yang terakhir telah mengering.

Komplikasi Cacar Air
Komplikasi infeksi cacar air justru lebih besar 25% pada dewasa dibandingkan anak-anak. artinya Anak-anak dapat sembuh dari cacar air tanpa ada masalah.

Adapun komplikasi yang bisa ditemukan pada cacar air adalah :

  • Infeksi Kulit. Infeksi sekunder di kulit oleh bakteri Staphylococcus atau Streptococcus, yang dapat mengancam jiwa.
  • Pneumonia atau infeksi paru-paru. Terjadi pada satu dari 400 orang dewasa dengan cacar air, dengan angka kematian 10-30%. Jarang sekali terjadi pada anak-anak.
  • Komplikasi neurologis. Dapat terjadi encephalitis atau radang otak dengan gejala demam dan kejang. Angka kematiannya 10-15% dan bila sembuh hampir selalu meninggalkan gejala sisa. Jarang terjadi pada anak-anak.
  • Pada wanita hamil. Dapat menyebabkan cacat janin bila ibu terkena infeksi pada usia kehamilan antara 8 sampai 20 minggu. Pada kasus berat dapat menyebabkan anak lahir buta, keterbelakangan mental, dan kelainan tumbuh lengan dan tungkainya. Kasus ringan dapat menyebabkan abnormalitas pigmen pada bayi atau bekas (scarring) pada kulit karena janin juga terkena cacar air di dalam kandungan. 25% kematian terjadi pada bayi dengan Ibu penderita cacar air saat kehamilannya.
  • Lainnya. Walaupun jarang terjadi, menyusul setelah infeksi cacar air pada dewasa dapat terjadi hepatitis, Peradangan jantung, penyakit ginjal, ulkus pada saluran pencernaan, dan orchitis atau peradangan pada testis.

Dengan Adanya Informasi Mengenai Penularan Dan Komplikasi Dari Cacar Air Ini, dapat menjadi acuan penting agar di kemudia hari dapat menghindarinya dan juga dapat dengan segera menanganinya, khusus yang terjadi pada orang dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *