Bahaya Usus Buntu Harus Waspadai

Bahaya Usus Buntu – tak banyak yang tahu tentang salah satu bahaya dari penyakit usus buntu ini. maka pada kesempatan ini, selaku admin berinisiatif untuk share artikel tentang bahaya pada penyakit usus buntu bila pecah dan tidak segera disembuhkan.

Bahaya Usus Buntu

Bahaya usus buntu yang sebenarnya yaitu jika usus meradang hingga pecah. Semua orang punya usus buntu yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh. Usus buntu yang normal tidak berbahaya, yang berbahaya itu peradangannya sampai pecah. Radang usus buntu terjadi karena sumbatan di usus buntu. Yang mengakibatkan usus membengkak akibatnya dinding usus buntu rapuh dan pecah. Awal terjadinya sakit disekitar pusar, banyak yang menganggap mirip sakit dilambung. Lama-kelamaan 7-12 jam sakit didaerah perut kanan bawah.

Bahaya Terkena Usus BuntuPemicu peradangan bukan hanya karena makanan, sebenarnya yang menimbulkan peradangan usus buntu ialah penyumbatan diusus buntu. Orang berpikir sebab makan biji-bijian, memang betul tapi bukan pemicu tunggal. Yang paling sering ialah kotoran kita sendiri yang bentuknya keras, kurang minum dan kurang makanan berserat.

Bila Usus Buntu Pecah, Apa Yang Akan Terjadi ?
-Terbentuknya abses.
-Masuknya kuman ke dalam pembuluh darah (septikemia), yang bisa berakibat fatal.
-Masuknya kuman usus ke dalam perut, menyebabkan peritonitis, yang bisa berakibat fatal.
– Bahaya Usus Buntu Pada wanita, indung telur dan salurannya bisa terinfeksi dan menyebabkan penyumbatan pada saluran yang bisa menyebabkan kemandulan.

Baca juga Yaitu Klik : Ciri-Ciri Usus Buntu

Usus Buntu Saat Hamil, Berbahayakah ?

tidak sedikit juga yang mencari artikel bahaya usus buntu saat hamil. Menurut dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, risiko operasi usus buntu pada kehamilan memang meningkatkan risiko terjadinya keguguran. Tetapi, peningkatan risiko keguguran atau lahir prematur bisa dikurangi dengan pemberian obat-obat hormonal.

“Angka terjadinya keguguran atau lahir prematur disaat operasi usus buntu sangat kecil. Bagaimana bila usus buntu tidak dioperasi? Justru risikonya makin besar,” kata dr Hari.

Pasalnya, usus buntu yang meradang dan tak segera diatasi lama kelamaan dapat merusak dinding usus dan mengakibatkan usus berlubang. Sehingga isi di dalam usus yang berisi banyak kuman keluar ke dalam rongga perut.

“Akibatnya akan terjadi peritonitis dan akhirnya kuman-kuman tadi masuk ke seluruh tubuh hingga dikatakan keadaan sepsis. Keadaan ini justru jauh lebih berbahaya baik untuk ibu maupun anak,” terang dr Hari.

dr Ari Kusuma J dari RS Bhakti Yudha Depok menuturkan juga pada usia kehamilan 8-9 bulan pun tetap sebaiknya dilakukan operasi karena tujuannya yakni untuk menyelamatkan nyawa. Kecuali, jika radang usus buntu kronis, masih bisa dicari solusi lain.

Tapi, ditekankan dr Ari jika dokter bedah mengatakan harus dioperasi berarti memang harus dilakukan dan dari pihak dokter kandungan pasti diupayakan supaya rahimnya tidak kontraksi, misalnya dengan pemberian obat. Lantas, apakah operasi ini akan membahayakan janin?

“Tidak juga, janin itu kan ada di dalam rahim sedangkan usus buntu ada di luar rahim. Ya ibaratnya kita nggak utak-atik rahimnya. Soalnya yang penting itu tadi, kalau didiamkan bisa-bisa berbahaya buat kehamilannya. Saat operasi juga tidak lupa kita berkoordinasi dengan dokter anestesi,” kata dr Ari.

Jadi itulah bahaya usus buntu yang mesti di perhatikan oleh siapapun, baik itu ibu hamil, anak-anak, orang dewasa maupun wanita. adapun informasi pengobatan tanpa operasi untuk usus buntu, selengkapnya klik obat herbal usus buntu tanpa operasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *